Foto: Biawak, Si Kadal Raksasa Berlidah Biru

Biawak, sejenis kadal raksasa yang umum ditemui di banyak wilayah di Asia Tenggara. Foto: Rhett A. Butler
Terkait
- Spesies Ikan Baru Ditemukan di Kepulauan Kei Maluku
- Setahun Mongabay-Indonesia: Meluncurkan Media Lingkungan Online di Negara Lain
- Laporan: Tokek, Obat Tak Manjur Primadona Perdagangan Satwa Ilegal
- Khawatirkan Deforestasi, Namun Parlemen Inggris Gunakan Sawit Untuk Nyalakan Pembangkit Listrik
- Dana Pensiun Norwegia Tarik Kembali Investasi Kelapa Sawit Tak Ramah Lingkungan di Asia Tenggara
Kadal air Asia Tenggara (Varanus salvator macromaculatus) atau yang umum disebut dengan biawak, tersebar luas di seluruh wilayah ini. Panjangnya mencapai 3 meter, dan dianggap sebagai slah satu jenis kadal terbesar di dunia, hanya kalah dengan Komodo, yang masih dalam jenis yang sama.
Biawak adalah pemakan segala dan memburu berbagai jenis hewan lain untuk santapan. Mereka juga perenang yang sangat lincah di air.
Biawak tidak membahayakan manusia, umumnya mereka langsung menghilang jika bertemu manusia.

RSS feed
