11 Tempat Terpanas di Bumi yang Harus Anda Ketahui

 

Australia’s Badlands. Foto: Rob and Stephanie Levy/Flickr

 

Di banyak tempat, musim panas yang datang biasanya disambut suka cita setelah musim dingin yang menusuk, namun di tempat-tempat ekstrim di dunia lain, musim panas bisa menjadi sangat panas yang tak tertahankan. Inilah 11 tempat terpanas di dunia, menurut daftar yang dihimpun oleh Mother Nature Network.

 

Dallol, Ethiopia. Foto: Herve Sthioul/Wikimedia Commons
  1. Dallol, Ethiopia 

Kota kecil yang sangat panas ini terletak di Afar Depression di Ethiopia, dan memegang rekor sebagai kota dengan panas rata-rata tertinggi yang pernah ada. Pada 1960 hingga 1966, suhu Dallol mencapai rata-rata 47 derajat C. Ini adalah suhu rata-rata, dan jarang turun secara drastis sepanjang tahun.

Kini, Dallol adalah kota hantu, tapi di tahun 1960-an, kota ini adalah kota tempat tinggal para penambang. Kota ini mempunyai cadangan panas bumi yang besar, juga berada di daerah vulkanis aktif. Bisa dibayangkan panasnya, ketika panas datang dari matahari di atas, dan bumi dari dalam tanah.

 

 

Tirat Zvi, Israel. Foto: Govrin/Wikimedia Commons
  1. Tirat Zvi, Israel

Tirat Zvi adalah sebuah kawasan religius di Israel yang terletak di lembah Beit She’am, 220 meter di bawah permukaan laut. Meskipun daerah ini cukup subur karena aliran Sungai Jordan, namun lembah ini bisa menjadi sangat panas di musim kemarau. Di Juni 1942, pemukiman di daerah ini mencatat rekor terpanas di Asia, yakni 53.8 derajat C.

Penduduk lokal biasanya berendam di kolam-kolam alami (seperti dalam gambar), dan setiap rumah dikelilingi oleh kanopi untuk memberi keteduhan.

 

 

Kebilli, Tunisia. Foto: Dennis Jarvis/Flickr
  1. Kebilli, Tunisia

Oasis padang pasir di tengah Tunisia, Kebilli adalah tempat “pelarian” orang-orang dari Afrika Utara yang menghindari panas. Kebili mempunyai banyak pohon kurma yang memberi keteduhan, dan juga sumber air untuk mendinginkan.

Meski begitu, tempat ini masih begitu panas, dan kadang mencapai 55 derajat C, salah satu yang terpanas di Afrika.  Meski begitu, kota ini sesungguhnya cukup cantik dan menjadi salah satu tujuan wisata. Tempat ini sudah dihuni manusia sejak 200 ribu tahun lalu.

 

 

Timbuktu, Mali. Foto: Emilio Rabrador/Flickr
  1. Timbuktu, Mali

Sejarah Timbuktu sangat kaya dan penuh cerita. Kota kuno ini terletak di persimpangan di rute perdagangan kuno Gurun Sahara. Dulunya kota ini adalah kota yang berkembang dan menjadi pusat pendidikan dan penyebaran islam di Afrika. Meskipun kini populasinya stabil, namun lambat laun, kota ini ‘dimakan’ oleh Gurun Sahara. Desertifikasi adalah keprihatinan utama, gundukan pasri seringkali menggulung rumah dan jalanan tertimbun pasir.

Suhunya sangat panas, pernah tercatat mencapai lebih dari 54.5 derajat C. Untungnya, kota ini dialiri sungai besar, yakni Sungai Niger yang bisa dipakai sebagai sumber air untuk mendinginkan.

 

 

Rub’ al Khali, Semenanjung Arabia. Foto: Nephentes/Wikimedia Commons
  1. Rub’ al Khali, Semenanjung Arabia

Rub’ al Khali adalah padang pasir terbesar di dunia, meliputi sepertiga wilayah semenajung Arab, kawasan yang mencakup Saudi Arabia, Oman, Yaman, dan Uni Emirat Arab. Panas dan kering. Suhu tertingginya pernah mencapai 56.1 derajat C.

 

 

Australia’s Badlands. Foto: Frerd/Shutterstock
  1. Australia’s Badlands

Australia adalah benua terkering yang berpenghuni, dan sebagian besar dari benua ini memang terdiri dari gurun yang luas. Suhunya juga bisa sangat tinggi. Pada 2003, tahun di mana terjadi kekeringan hebat di Australia karena El-Nino tahun sebelumnya, suhunya mencapai 69 derajat C di tempat yang dinamakan Badlands  of the Queensland Outback.

 

 

Death Valley, Amerika. Foto: Gunther Hagleitner/Flickr
  1. Death Valley, Amerika

Death Valley, atau Lembah Kematian, terletak di Gurun Mojave, Callifornia. Lembah ini adalah kawasan terkering, terpanas, dan terendah di Amerika Utara, suhunya pernah mencapai 57 derajat C.

 

 

Pegungan Flaming, China. Foto: Clemson/Flickr
  1. Pegungan Flaming, China

Pegunungan Flaming terletak di jajaran pegunungan Tian Shan di Xinjiang, China. Pada 2008, satelit NASA mencatat suhu di kawasan ini mencapai 66.7 derajat C.

 

 

Dasht-e Lut, Iran. Foto: Marcin Szymczak/Shutterstock
  1. Dasht-e Lut, Iran

Inilah tempat yang diketahui sebagai tempat terpanas di bumi. Gurun Lut di Iran, mencatat suhu 70.5 derajat C pada 2005. Inilah suhu terpanas di planet bumi yang pernah ada.

 

 

El Azizia, Libya. Foto: David Stanley/Flickr
  1. El Azizia, Libya

Pada 13 September 1922, El Azizia mencatat sejarah dimana di tempat ini suhu mencapai 58 derajat C. Rekor ini bertahan selama 90 tahun sebelum akhirnya World Meteorological Organization mengumumkan bahwa angka pada tahun 1922 tersebut kurang akurat. Meski begitu, suhu rata-rata di El Azizia selalu berada di atas 48.8 derajat C.

 

 

Bangkok, Thailand. Foto: Jan Schneckenhaus/Shutterstock
  1. Bangkok, Thailand

Kota ini memang bukan yang terpanas, tapi menurut World Meteorogical Organization, Bangkok dinobatkan sebagai kota besar terpanas di dunia. Suhu rata-rata tahunan kota ini mencapai 37 derajat C. Banyak tempat lain yang lebih panas dari Bangkok, namun Bangkok masuk dalam daftar ini karena rentang waktu suhu panasnya sangat lama. Bahkan di malam hari, suhu tak juga turun secara signifikan. Harian The Telegraph pernah menulis bahwa Bangkok merupakan tempat “cukup tak nyaman sepanjang tahun.”