Editorial

Hutan

Editorial: Pertemuan Dunia Perubahan Iklim dan Tantangan Pasca Inpres Moratorium Hutan Indonesia

“We will reduce our emissions by 26 percent by 2020 from BAU (Business As Usual), (but) with international support, we can reduce emissions by as much as 41 percent… and ....Selanjutnya

Editorial: Konflik Kehutanan Cerminkan Ketimpangan Keadilan Sosial

“Pengelolaan hutan masih menganggap Hutan sebagai Obyek dan Manusia sebagai Subyek, dan masyarakat yang tinggal di dalam dan sekitar hutan dianggap sebagai subyek yang harus dikeluarkan dari wilayah hutan” Seperti ....Selanjutnya

Editorial: Mengapa Kelompok Masyarakat Adat Menolak REDD dan Konsep Green Economy?

Kelompok masyarakat adat adalah kelompok yang paling menderita dari dampak kerusakan lingkungan, dimana mereka tergantung kepada sumberdaya alam, hutan yang berada di teritori tradisional mereka. Dari KTT Bumi di Rio ....Selanjutnya

Editorial: Mengelola Hutan, Mengelola Aset yang Berharga

Menjelang KTT Bumi di Rio (Rio +20) Presiden SBY ditantang untuk mampu wujudkan pertumbuhan berkelanjutan dan berkeadialan di Indonesia Dalam pidato berbahasa Inggris yang diberi judul MANIFESTO 2015: Sustainable Growth ....Selanjutnya

Kambing Hitam Lain APP

DALAM siaran pers Kamis lalu, Asia Pulp & Paper (APP) menyatakan bahwa kehadiran kayu keras tropis campuran (mixed tropical hardwood fiber/MTH) di produk mereka bukan berasal dari hutan alam primer ....Selanjutnya