Pulp And Paper News

Orang Rimba Terusir, Kementerian LHK Tegur PT Wana Perintis

Perusahaan HTI, PT Wana Perintis,  melanggar kesepakatan tahun lalu, bahwa lahan 114 hektar merupakan wilayah Orang Rimba. KLHK menegur langsung perusahaan dan menegaskan lahan itu memang wilayah jelajah Orang Rimba.…

Kala Wilayah Kelola Warga Mentawai Makin Menyempit

Wilayah hidup atau kelola warga di Kabupaten Kepulauan Mentawai, makin menyempit. Hutan dan lahan, sebagian besar hutan negara ataupun sudah terbebani izin. Dari 601.135 hektar daratan Mentawai, 491,925,42 hektar kawasan hutan,…

Kala Warga Cawang Gumilir Terusir Perusahaan HTI

  ”Kami hidup rukun, berladang disana, ada juga bantuan dari pemerintah sekian tahun. Jagung, padi, singkong, karet,” kata Suharni, warga Dusun Cawang Gumilir, Desa Bumi Makmur, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera…

Cerita Masyarakat Adat Simataniari Menjaga Hutan Kemenyan

Kokok ayam jantan menyambut pagi di sebuah desa sejuk dan nyaman. Warga saling sapa dalam bahasa Batak Toba. Beginilah suasana di Desa Simataniari, Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara.…

Penelitian Temukan Bank-bank Ini Berkontribusi pada Kehancuran Hutan

Setidaknya sekitar US$38 miliar pinjaman dari bank-bank di Asia Tenggara berpotensi menyumbang deforestasi, karena mengalirkan dana ke perkebunan sawit, pulp and paper maupun karet. Demikian hasil penelitian Transformasi untuk Keadilan…

Opini : Melindungi Hutan Kita dengan Perbankan Berkelanjutan

Mengubah Mindset Pembiayaan Projek Setelah selama hampir dua tahun bekerja keras, akhirnya website www.forestsandfinance.org dapat diselesaikan. Pekerjaan kolaboratif antara Rainforest Action Network, Tranformasi untuk Keadilan (TuK) Indonesia dan Profundo itu akhirnya bisa dipersembahkan ke…

Sidak Konsesi RAPP Terbakar, BRG Dihadang Sekuriti Perusahaan

Beberapa hari lalu, tim penyidik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, disandera kala mengumpulkan data dan menyegel kebun sawit terbakar di Riau. Kini, giliran tim Badan Restorasi Gambut dihadang dan dilarang…