Brazil Luncurkan Sistem Pengawasan Deforestasi

BRAZIL akan meluncurkan sistem deforestasi dengan kemampuan tinggi yang mampu mendeteksi kegiatan perusakan hutan.

Menteri Kehutanan Brazil, Izabella Teixeira, awal tahun ini mengatakan, Imaging and Radar Deforestation Indicator atau Indicar dibuat untuk meningkatkan pengawasan kerusakan hutan di Brazil—salah satu negara dengan deforestasi terbesar di dunia.

Sistem ini akan menggunakan data dari satelit ALOS milik Badan Luar Angkasa Jepang , yang dilengkapi dengan dua radar. Yakni, radar jarak jauh dan radar pemantau. Alat ini kali pertama yang memungkinkan Brazil memantau kehilangan hutan.

Daya Jangkau Luas

Tinggal klik INDICAR akan memperlihatkan dengan jelas kawasan hutan yang rusak melebihi 10 hektare (ha). Alat ini akan meningkatkan fungsi dari yang dimiliki sekarang, yakni sistem diteksi deforestasi real time (Real Time Deforstation Detection System/DETER) .

DETER untuk mengetahui tingkat deforestasi nyata tetapi daya jangkau masih lebih kurang dari 25 ha.

Tak hanya DETER. Brazil juga memiliki PRODES (Program to Calculate Deforestation in the Amazon ) atau program untuk menghitung deforestasi di Amazon. Dengan alat ini, bisa memantau kawasan deforestasi lebih dari 6.5 ha.

Institut Kajian Luar Angkasa Nasional Brazil (INPE) menyatakan, data DETER tidak seharusnya untuk membuat statistik perkiraan deforestasi tahunan.

Deforestasi Turun

Menurut Teixeira, data DETER yang terkini menunjukkan tingkat deforestasi di kawasan Amazon, Brazil, berkurang, dengan pembersihan hutan 265 kilometer pada Agustus 2010, turun menjadi 47 persen dari 498 km tahun sebelumnya. Diterjemahkan Aini Fatihah Roslam

(Visited 1 times, 1 visits today)
Artikel yang diterbitkan oleh
,