Cristiano Ronaldo, Duta Pelestarian Forum Peduli Mangrove Indonesia

Facebook0Twitter314LinkedIn0Google+0Email

Cristiano Ronaldo, kini menajdi duta mangrove Indonesia. Foto: Forum Peduli Mangrove Bali

Mega bintang sepakbola dunia asal Protugal yang bermain untuk klub Real Madrid, Cristiano Ronaldo kini menjadi bagian dari upaya konservasi mangrove di Indonesia, setelah dirinya menyepakati untuk menjadi duta konservasi mangrove bagi Forum Peduli Mangrove yang berbasis di Bali. Kesepakatan antara lembaga ini dengan Ronaldo ini sendiri dicapai hari Jumat 8 Maret 2013 silam.

Ronaldo sendiri seperti dilansir Yahoo Singapore menyatakan gembira bisa bergabung dalam gerakan melestarikan mangrove di Indonesia. “Saya merasa terhormat bisa memainkan peran penting dalam melestarikan mangrove di Indonesia. Saya pernah ke Aceh setelah peristiwa tsunami tahun 2004 dan penderitaan yang saya lihat memberikan kesan begitu mendalam bagi saya. Saya memahami, di tempat diana mangrove bisa memberikan perlindungan terhadap ekosistem dari terjangan ombak yang besar, maka banyak hidup bisa diselamatkan dan banyak kerusakan bisa ditekan.”

Perwakilan dari Forum Peduli Mangrove (Mangrove Care) sendiri yang diwakili Tomy Winata seperti dilansir oleh www.antaranews.com menyatakan,”Saya sangat gembira Ronaldo telah menyetujui untuk mendukung upaya kami melestarikan mangrove di Indonesia. Dia adalah duta yang ideal untuk melestarikan mangrove karena dia merupakan daya tarik bagi publik dan kami berharap pesan untuk selamatkan mangrove ini bisa meraih perhatian semua orang baik kaya, miskin, tua dan muda.”

Forum ini sendiri rencananya akan diluncurkan dalam waktu dua bulan mendatang, dan bertujuan untuk melakukan penyadartahuan kepada publik tentang pentingnya pelestarian hutan mangrove dan menjaga keragaman hayati yang ada di hutan mangrove.

Menurut data dari Kementerian Kehutanan luas hutan mangrove di Indonesia diperkirakan sekitar 9 juta hektar di tahun 2000. Namun luasan ini terus berurang drastis hingga tahun 2005, dimana sekitar 65% hutan mangrove sudah rusak atau hilang setelah diubah menjadi peternakan udang, perkebunan kelapa sawit, wilayah pertanian dan pengembangan tempat tinggal bagi manusia. Hutan mangrove Indonesia diperkirakan tinggal tersisa sekitar 3,6 juta hektar saja saat ini.

Comments