Inilah Penampakan Hiu Mulut Besar, Spesies Hiu Terlangka di Dunia

Seperti yang dilaporkan oleh UPI news, pada akhir Januari lalu, para nelayan di lepas pantai Barangay Marigondon, provinsi Albay Masbate Filipina, dikejutkan kemunculan salah satu jenis hiu paling langka di dunia. Berbeda dengan hiu pada umumnya, Megachasma pelagios atau yang disebut dengan Megamouth Shark (hiu mulut besar) adalah spesies hiu yang hidup di perairan dalam dan sangat jarang dijumpai di lepas pantai.

Hiu sepanjang 4,5 meter ini disebutkan terdampar mati di pesisir pantai (versi lain tertangkap oleh jaring nelayan yang disebar di laut), dan disebut oleh warga setempat dengan julukan “toothless” yang mengacu pada fakta bahwa hiu mulut besar tidak memiliki gigi tajam, meski memiliki sekitar 50 baris gigi kecil. Ketiadaan gigi tajam disebabkan hiu ini hidup dengan mengkonsumsi jenis plankton dan udang-udangan kecil yang dimasukkan ke dalam rahangnya yang besar.

Hiu mulut besar dijajarkan dengan orang yang berbaris. Foto: Marine Wildlife Watch of the Philippines
Hiu mulut besar dijajarkan dengan orang yang berbaris. Foto: Marine Wildlife Watch of the Philippines

Menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN), penemuan hiu mulut besar adalah salah satu penemuan spesies hiu terpenting pada abad 20. Hiu jenis ini pertama kali ditemukan pada tahun 1976 dan sejak itu jarang sekali terlihat oleh manusia. Hingga saat ini baru 60-an spesimen saja yang pernah ditemukan baik tertangkap jaring maupun terdampar.

Jenis hiu ini diperkirakan dapat bertahan hidup secara alami hingga 100 tahun dan mencapai panjang maksimal hingga enam meter. Menurut para ahli, reproduksi hiu ini bersifat ovovivipar, yang berarti janin hiu berkembang di dalam telur yang menetap dalam tubuh induk betina hingga saatnya menetas.

Karena jarangnya perjumpaan, hingga saat ini para ilmuwan belum dapat memperkirakan berapa jumlah perkiraan populasi hiu jenis ini. Adapun IUCN meyakini bahwa hiu ini hidup di perairan yang membentang dari Australia, Indonesia, Jepang, Filipina, Brazil, AS, hingga Senegal. Selain di Jepang yang paling banyak melaporkan penampakan hiu ini, maka hiu mulut besar dilaporkan sebanyak 15 kali di Filipina.

Tidak seperti hiu pada umumnya, jenis mulut besar tidak memiliki gigi tajam. Foto: Marine Wildlife Watch of the Philippines
Tidak seperti hiu pada umumnya, jenis mulut besar tidak memiliki gigi tajam. Foto: Marine Wildlife Watch of the Philippines
(Visited 1 times, 1 visits today)
Artikel yang diterbitkan oleh