,

Foto: Enggano dalam Bingkai Herpetofauna

Enggano merupakan pulau terluar Indonesia yang berada di pesisir Bengkulu dan langsung menghadap Samudera Hindia. Secara administratif, pulau seluas 400,6 kilometer persegi ini berada di Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu.

Melalui Eksplorasi Bioresources Enggano yang dilakukan pada 16 April-5 Mei 2015, Tim Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berhasil menemukan 20 spesies baru dan sejumlah catatan penting terkait keragaman hayati di pulau penuh potensi ini.

Khusus herpetofauna, sejatinya eksplorasi telah dilakukan sejak abad ke-19. Adalah Vinciguerra (1892) yang telah mencatatkan 16 jenis herpetofauna dari koleksi peneliti asal Itali, Elio Modigliani. Keterangannya tertera dalam bab buku berjudul “Rettili e batraci di Engano”.

Amir Hamidy, Kepala Laboratorium Herpetologi Bidang Zoologi Puslit Biologi LIPI, menjelaskan berdasarkan data koleksi spesimen Museum Zoologicum Bogoriense (MZB) koleksi di Enggano bertambah seiring ditemukannya dua jenis ular yaitu Coelognathus enganensis dan Psammodynastes pulverulentus. “Dua jenis ular ini dikoleksi oleh naturalis Belanda bernama De Jong pada 1936.”

Coelognathus enganensis (Ular Tikus Enggano). Foto: Amir Hamidy
Coelognathus enganensis (Ular Tikus Enggano). Foto: Amir Hamidy

Menurut Amir, dari hasil pendataan literatur, catatan spesimen di MZB dan hasil survei lapangan Eksplorasi Bioresources 2015, Enggano memiliki 20 jenis reptil dan 2 jenis amfibi. Empat reptil tercatat sebagai jenis endemik alias hanya dapat dilihat di Enggano saja. “Satwa tersebut adalah Coelognathus enganensis (Ular tikus enggano), Draco modigliani (Cicak terbang modigliani), Cnemaspis modigliani (Cicak batu modigliani), dan Hemiphyllodactylus engganonensis (Cicak ramping enggano).”

Berikut sejumlah foto Herpetofauna (amfibi dan reptil) Pulau Enggano yang telah didokumentasikan oleh Amir Hamidy, yang juga peneliti bidang Herpetologi LIPI, saat ekspedisi tersebut.

Draco modigliani jantan (Cicak terbang modigliani)
Draco modigliani jantan (Cicak terbang modigliani)
Cuora amboinensis (Kura-kura batok)
Cuora amboinensis (Kura-kura batok)
Malayopython reticulatus (Ular sanca batik)
Malayopython reticulatus (Ular sanca batik)
Psammodynastes pulverulentus (Ular viper palsu)
Psammodynastes pulverulentus (Ular viper palsu)
Ptychozoon kuhli (Cicak terbang kuhl)
Ptychozoon kuhli (Cicak terbang kuhl)
Amnirana nicobariensis (Katak nicobar)
Amnirana nicobariensis (Katak nicobar)
Limnonectes shompenorum (Katak batu shompen)
Limnonectes shompenorum (Katak batu shompen)
Varanus salvator (Biawak air)
Varanus salvator (Biawak air)
Chelonia mydas (Penyu hijau)
Chelonia mydas (Penyu hijau)
(Visited 1 times, 1 visits today)
Artikel yang diterbitkan oleh
, , , , , , , , ,