Aparat dan Asiatic Persada Kembali Represi Suku Anak Dalam, Satu Tewas

March 6, 2014 Jogi Sirait, Jambi

Sekitar Pukul 22.30 tanggal 5 Maret 2014 silam, empat orang duduk santai di dekat ruangan perawat di Rumah Sakit Bhayangkara Jambi. Satu orang berseragam putih-putih, sisanya bersetelan kaos dan safari. Mongabay-Indonesia yang hendak menjenguk seorang pasien bernama Pujiono, 40 tahun dilarang. “Maaf Pak, besok saja, harus mendapat izin dari pimpinan kami,” kata seorang pria bersafari […]

UKP4 Minta Perusahaan Alokasikan Kawasan Buat Orang Rimba

February 3, 2014 Jogi Sirait, Jambi

Kuntoro Mangkusubroto, Ketua Tim Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), akan meminta perusahaan-perusahaan besar macam kelompok bisnis Sinarmas Group dan Astra Group menyisihkan konsensi buat kawasan hidup Orang Rimba. Pernyataan ini terungkap dalam dialog terbuka di Warsi Institute di Sebapo, Muaro Jambi pada 30 Januari 2014. Hadir pada pertemuan itu para perwakilan […]

Komnas HAM Temukan Pelanggaran HAM Terhadap Suku Anak Dalam

January 25, 2014 Jogi Sirait, Jambi

Hasil investigasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemukan banyak pelanggaran HAM di kawasan HGU PT Asiatic Persada yang berada di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.  “Itu sudah berlangsung lama sejak tahun 1990-an. Penggusuran, kekerasan, konflik. Kami akan mendesak BPN Pusat untuk meninjau ulang HGU PT Asiatic,” kata Wakil Ketua Komnas […]

Dianggap Meresahkan, Suku Anak Dalam Dipaksa Hengkang dari Pengungsian

January 11, 2014 Jogi Sirait, Jambi

Suasana pertemuan pembahasan tuntutan warga Suku Anak Dalam (SAD) yang digelar pada 8 Januari 2014 mendadak senyap. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jambi, Syahrasadin yang memimpin pertemuan tiba-tiba menggebrak meja. Mukanya memerah, tatapannya tajam. “Apolagi (apalagi) nak (mau) nunjuk-nunjuk tangan. Kagek (nanti) dulu,” katanya dengan suara keras seraya menatap Abunyani, Ketua Lembaga Adat Batin Sembilan atau […]

Tolak Jual Sawit ke Perusahaan, Pengungsi Suku Anak Dalam Terancam Pidana

January 7, 2014 Jogi Sirait, Jambi

Dua lelaki paruh baya melepas baju hingga bertelanjang dada bersama seorang perempuan meliuk-liuk mengikuti irama rebana. Baju yang mereka lepas dilambai-lambaikan. Dua lelaki lainnya, tanpa melepas baju memegangi pinggang mereka, mengikuti tarian. Mereka berlima sedang menarikan Besale –tarian adat Suku Batin Sembilan- atau yang disebut Suku Anak Dalam. Tarian Besale itu merupakan pembuka aksi demonstrasi […]

Update: Pemprov Akui Penggusuran Suku Anak Dalam Adalah Upaya Penertiban

December 17, 2013 Jogi Sirait, Jambi

Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan (Karo Ekbang) Pemerintah Provinsi Jambi, Henrizal secara mengagetkan mengakui bahwa tindakan penggusuran adalah bagian dari upaya penertiban yang dilakukan Tim Terpadu bentukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari. Penggusuran dilakukan karena Kelompok Acil sebanyak 30 orang sudah menerima ganti rugi lahan dan bersedia rumahnya digusur. Pernyataan Henrizal itu disampaikan ketika menerima 15 […]

Puluhan Tahun Berlanjut, Asiatic Persada Terus Memakan Korban Suku Anak Dalam

December 13, 2013 Jogi Sirait, Jambi

Sebuah pagi pada 11 Desember 2013 sekira jam 10.00. Basron, 41 tahun sedang menyeduh kopi hitam buatannya. Baru hendak menyeruput, tiba-tiba rumahnya terasa bergoyang. Basron bergegas menengok ke luar. Ternyata, rumahnya sudah dikepung puluhan orang. Ada berpakaian preman, karyawan PT Asiatic Persada berkaos hijau-hijau, dan masing-masing dua orang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta anggota […]

Perusahaan Kelapa Sawit Asiatic Persada Usir Paksa Suku Anak Dalam

December 10, 2013 Jogi Sirait, Jambi

Ratusan personil Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Brigade Mobil (Brimob) Polri mengawal penggusuran yang dilakukan PT Asiatic Persada, anak perusahaan dari Wilmar Group terhadap warga Suku Bathin Sembilan atau yang dikenal dengan Kelompok Suku Anak Dalam (SAD) 113 di Padang Salak, Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Batanghari, pada 7 Desember 2013 lalu. Norman, 55 tahun, warga […]